Sabtu, 21 Januari 2012

BERTEMU ANAK-ANAK TUHAN part 2


… pak Siswandi adalah orang pilihan Tuhan yang ditunjuk untuk menjadi orang tua dari anak2 ini.. “sayalah orang tua mereka,” kata pak siswandi yang nada bicaranya bergetar menahan tangis.. saat itu saya pun menahan tangis.. “jangan nangis yurii!! Kuat! Kuat!”..

Dan akhirnya saya pun melakukan tugas inti sebagai penerjemah hari itu. Saat itu kimura san lah yang angkat bicara.. beliau memberikan cinderamata berupa sebuah ukulele (alat musik) yang sudah di tandatangani langsung oleh penyanyi dari Jepang yang menyanyikan lagu soundtrack film kartu terkenal “NARUTO”.. dan beliau akan mengusahakan akan datang lagi bersama penyanyi tersebut ke Indonesia untuk bernyanyi besama dengan anak-anak yayasan ini!!! Ketika saya menyampaikan hal ini.. anak2 yayasan yang duduk rapih dan mendengarkan dengan hikmat langsung bersorak bahagia. Saya pun bahagia, sangat bahagia melihat senyuman mereka,, tulus kawan! Hati saya sempat sedih.. ingin menangis.. “bagaimana bisa mereka sekuat ini? Hidup tanpa orang tua dan dengan segala macam keterbatasan yang mereka alami, mereka masih bisa punya semangat semacam itu..”

Apalagi setelah kami berkeliling melihat keadaan yayasan yang masih belum sempurna ini.. pak siswandi menceritakan bahwa anak2 tidak punya kamar! Mereka tidur di sebuah pendopo bersama-sama, sempit-sempitan, bahkan karena saking nggak muat beberapa harus mengalah tidur dikolong pendopo yang hanya beralas aspal.. Tuhaaaaannn!! Ingin menangis!! Bagaimana menyampaikan nya kepada kimura san dalam bahasa jepang? Untuk bicara saja saya nggak kuat.. namun saya harus bisa! Ini kan memang tanggung jawab saya untuk menyampaikan semua nya kedalam bahasa Jepang,, setelah saya sampaikan, kimura san memegang dadanya,, lalu saya Tanya, “apa kamu merasakan kesedihan ini kimura san?”,, dia menjawab, “iya, saya bisa rasakan.”..
Setelah berkeliling yayasan dan menyampaikan keperluan pembangunan yayasan kepada kimura san dan kuwano san.. kami harus segera kembali ke bandara karna kimura san dan kuwano san harus kembali ke bali pada pukul 20.45 wib.. sebelum berakhir kimura san memberikan pesan kepada anak2 yayasan ini.. : “kalian tau kemarin Jepang dilanda bencana tsunami? Banyak anak2 yang kehilangan orang tua, teman2, rumah bahkan kehilangan nyawanya sendiri.. tapi mereka yang selamat sampai detik ini masih berusaha untuk berjuang memperbaiki smua yang dirusak tsunami. Anak-anak itu menjalani hari-harinya dengan semangat! Dan kalianpu harus seperti mereka !! menjalani kehidupan ini dengan penuh semangat apapun keadaannya!!” dan anak2 Tuhan itu dengan semangat menjawab “PASTII!!!”..

Pak siswandi juga menyampaikan beberapa ucapan terima kasih yang membuat saya agak bingung bagaimana menyampaikan ke dalam bahasa jepang karna pak siswandi bicara cepat sekali tanpa titik dan koma -__-“ ,, hehehe..

To be continue...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar